Rabu, 02 Juni 2010

Berikut 8 Tips Kreatif Untuk Pengangguran

STRES serta emosi yang meluap-luap sangat mungkin muncul ketika seseorang kehilangan pekerjaannya. Sering kali, seluruh anggota keluarga ikut merasa terguncang ketika salah satu penopang kehidupan finansialnya tiba-tiba menjadi pengangguran.

Nah, berikut ini adalah sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk saling menguatkan diri di masa-masa sulit tersebut:

1. Diskusikan
Diskusikan bersama keluarga bagaimana strategi Anda dalam mencari pekerjaan dan langkah apa yang telah atau akan diambil dalam watu dekat. Komunikasi menjadi sangat penting dalam keluarga, terutama dalam momen-momen kritis dan penuh tekanan saat kebanyakan orang justru terpuruk jika mengalaminya.

2. Empati
Meskipun hanya salah satu penopang finansial keluarga yang kehilangan pekerjaan, seluruh anggota keluarga akan merasakan dampaknya. Semua orang membutuhkan dukungan dan pengertian. Jika Anda memiliki anak, dengarkan kekhawatiran mereka dan ingatlah bahwa mereka masih cenderung mementingkan diri sendiri.

3. Optimisme
Jadilah panutan yang bagi keluarga dalam menghadapi krisis dan perubahan. Anak-anak Anda juga akan mengalami masa-masa mencari pekerjaan suatu saat nanti, dan akan mengingat bagaimana sikap Anda dalam menghadapinya. Mereka belajar dari tingkah laku Anda, jadi pastikan untuk memberikan contoh yang baik.

4. Kooperatif
Biarkan keluarga mengetahui bahwa Anda mengharapkan kerja sama untuk melewati semua tantangan di depan. Jika Anda bekerja sama dalam menemukan solusi menghadapi masalah-masalah yang muncul, semua orang akan merasa turut berperan dalam mengatasi persoalan.

5. Kontrol emosi
Hadapi stress yang menekan Anda secara positif. Emosi itu menular. Jika Anda marah-marah dan mengamuk di rumah, anggota keluarga lain akan merasakan ketegangan yang sama, dan menjadi lebih mudah marah dan sedih seperti Anda.

6. Percaya diri
Jika Anda memiliki rasa percaya diri yang kuat, keluarga juga akan merasa lebih yakin bahwa Anda mampu dan akan mendapatkan pekerjaan yang layak.

7. Manajemen konflik
Terima kenyataan bahwa akan ada perbedaan pendapat dan upaya untuk mengatasinya. Akan lebih mudah menanggulangi konflik apabila langsung dihadapi begitu muncul ke permukaan, dibandingkan jika membiarkan masalah itu mengendap dan berlarut-larut. Menghadapi perbedaan pendapat secara terbuka bisa membantu setiap orang menyusuri jalur yang tepat.

8. Beradaptasi
Selama masa-masa sulit, merupakan hal yang normal untuk kembali melakukan sesuatu menurut cara lama yang aman dan nyaman. Tapi, ada kalanya Anda perlu melirik ide-ide dan strategi baru yang patut dicoba. Dorong satu sama lain untuk fleksibel terharap perubahan dan segala kemungkinan.

sumber; Yulia Permata Sari, mediaindonesia.com

8 Tips Merubah Citra Diri Anda

Anda pernah merasa bahwa diri Anda begitu tidak menarik, tidak memiliki kelebihan apapun, atau tidak cukup mampu bersaing dengan orang lain? Seringkali hal ini hanya karena Anda menilai diri Anda terlalu rendah. Padahal, jika Anda tidak berusaha mengenali diri Anda lebih baik, dan tidak segera menerima diri Anda apa adanya, orang lain pun akan sulit menerima diri Anda. Bahkan, mereka akan berpikir yang sebaliknya tentang diri Anda.

Karena itu, mulailah untuk segera mengubah citra diri Anda. Bukan menjadi sosok yang baru, melainkan diri Anda yang sebenarnya. Berikut cara yang bisa Anda lakukan:

  1. Buka kembali album foto Anda. Dengan melihat foto-foto Anda ketika masih remaja, Anda menatap diri Anda yang masih terbebas dari citra negatif yang Anda dapatkan ketika dewasa. Entah itu gambar ketika Anda membantu ibu Anda memasak di dapur, berada dalam pelukan ayah -yang memandang putrinya dengan penuh pesona, atau foto ketika Anda sedang belajar main gitar di sekolah. Apapun yang Anda lakukan saat itu, itulah diri Anda yang sebenarnya. .
  2. Buat daftar hal-hal yang memuat keahlian atau prestasi Anda. Apakah Anda pintar memasak, pernah menulis artikel di media kampus sehingga tulisan itu menjadi pembicaraan, atau Anda selalu menjadi orang yang dicari ketika teman-teman Anda menghadapi kesulitan. Setiap orang memiliki kelebihan, dan Anda mungkin sebelumnya tak menyadari kelebihan itu karena menganggapnya sudah biasa.
  3. Ajarkan keahlian Anda pada orang lain. Berhentilah berfokus pada diri Anda, agar Anda merasa lebih nyaman dengan diri Anda sendiri. Biarkan orang lain mengambil manfaat dari kemampuan Anda. Misalnya saja, bila risoles buatan Anda selalu dipuji teman-teman, bawakan makanan tersebut untuk tetangga Anda. Berikan resepnya pada yang meminta.
  4. Ingatlah momen dimana Anda merasa paling bahagia. Bukalah foto-foto, atau catatan harian, yang mencatat pengalaman Anda yang membuat Anda merasa begitu hidup dan bersemangat. Selalu baca paragraf atau lihat kembali foto tersebut ketika Anda merasa kehilangan motivasi.
  5. Tuliskan hal-hal yang merupakan sifat Anda yang paling menarik. Apa pujian rata-rata orang mengenai diri Anda? Apakah senyum Anda yang selalu merekah setiap kali berpapasan dengan orang lain di kantor, meskipun Anda tidak mengenalnya? Apakah sikap Anda yang selalu optimis? Ataukah sikap Anda yang tak pernah ingin menonjolkan diri? Tak semua orang memiliki kualitas semacam itu, jadi, hargailah.
  6. Tuliskan juga sifat-sifat yang ingin Anda miliki. Misalnya, bahwa Anda selalu memandang negatif pada diri orang lain, dan ingin mengubahnya? Anda yang mudah tersinggung, dan ingin lebih terbuka dengan pendapat orang lain. Pikirkan secara detail, perbaikan seperti apa yang ingin Anda miliki.
  7. Berikan pujian pada orang lain. Menyadari bahwa orang lain merasa senang dan bahagia dengan pujian yang Anda berikan, juga akan menciptakan perasaan yang lebih baik mengenai diri Anda sendiri. Buat motto baru, misalnya, jika Anda memikirkan sesuatu yang baik, langsung katakan. Cuma sedikit lho, orang yang mau memuji orang lain. Padahal, efeknya sungguh luar biasa.
  8. Bergerak lebih sering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan untuk tujuan kesehatan dan kebugaran kerap dikaitkan dengan peningkatan keyakinan diri, dibandingkan jika Anda melakukannya untuk tujuan kecantikan. Jalan kaki, menaiki tangga menuju lantai ruangan Anda, main bersama keponakan, dan lain sebagainya. Lakukan demi kesehatan dan kebaikan Anda sendiri.

Sumber: Shine, Editor: din, kompas.com

10 Cara Menjadi Pria Idaman

Perempuan manapun menginginkan suami yang dicintainya, juga lelaki idamannya. Bagaimana dengan Anda? Pastinya, untuk menjadi suami lelaki idaman mudah saja. Asalkan…

Ya, asalkan saja anda memenuhi 10 kriterianya. Apa sajakah? Inilah kriteriannya.

  1. Anda sebagai pria harus mampu menerima apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan pasangan anda. Lupakanlah apa yang sudah menjadi masa lalu pasangan anda. Jangan sampai mengungkit-ungkit kesalahannya di masa lampau.
  2. Selalu berusaha menutupi kekurangan pasangan dengan siapapun, baik itu teman, tetangga maupun saudara sendiri.
  3. Selalu siap menjadi teman curhat pasangan, dan teman berbagi sehingga pasangan tidak akan berbagi masalahnya dengan orang lain selain dengan anda.
  4. Anda harus memberikan kejutan yang menyenangkan buat pasangan. Misalnya memberikan hadiah pada suatu hari sebagai kejutan. Seperti membuat masakan spesial buat pasangan saat hari libur atau di hari yang anda nggap tepat dan spesial.
  5. Tidak membuat kesal istri. Misal dengan tidak menaruh handuk sembarangan setelah mandi, atau melemparnya ke lantai. Anda harus berusaha rapi sehingga istri selalu tersenyum ceria.
  6. Berusaha menyenangkan pasangan. Mulai lakukan dengan hal kecil seperti membantu pasangan menyelesaikan pekerjaan rumahnya. Seperti menyetrika atau mengasuh anak, menjemput istri saat pulang dan berangkat kerja, dan sebagainya.
  7. Mencintai dan menyayangi pasangan. Itu artinya Anda menyayangi atau berusaha berbuat yang terbaik buat pasangan, orang tua nya.
  8. Berilah pujian terhadap apa yang telah dilakukan pasangan. Anda sebisa mungkin jangan mencela dengan apa yang sudah dilakukannya.
  9. Jangan sampai telat memberikan hal apapun yang menjadi haknya, dan jangan sampai menunggu ditegor baru anda berikan. Baik itu nafkah lahir maupun nafkah batin.
  10. Selalu tetap setia dengan pasangan Anda. Sekali saja Anda berpaling ke wanita lain, maka pasangan akan sulit untuk melupakan kejadian menyakitkan hati itu. Meskipun dia sudah memaafkan anda, namun terluka karena dikhianati anda dijamin akan sulit untuk dihilangkan.

sumber: Arief Bayuaji, inilah.com

resep.web.id